Sabtu, 28 Juni 2008

Artis in IT !!! (poor u)

Fact sheets about Roy Suryo:

1. Dia BUKAN dosen UGM, yang benar adalah pengajar tamu di Program D-3
Komunikasi UGM, mengajar fotografi (itu pun saya duga hanya bbrp semester
saja, skrg saya cek ke sana sdh tidak dipasang ngajar lagi). Terminologi
dosen tamu ini sangat umum di UGM, terutama di program D-3.

2. Status kepegawaian KRMTRSN adalah PND/dosen di Institut Seni Indonesia
Jurusan Seni Media Rekam, para koleganya di sana sudah menganggap dia "tidak
ada" karena dia sangat tidak aktif di ISI. Bahkan dalam banyak publikasi ia
seakan-akan "menyembunyikan" statusnya sebagai dosen ISI.

3. Ia sempat sekolah di Program S-2 Fakultas Kedokteran UGM (kalau tidak
salah program ... Promosi Kesehatan). Tidak pernah menyelesaikan studi S-2
ini. Ia masuk ke S-2 FK UGM hanya gara-gara sang ayah yang dosen di FK UGM.
Tidak lebih.

4. Sewaktu orang rame-ramenya menyoal masalah Y2K dulu, ia diminta oleh
Bank BPD DIY untuk membenahi TI di sana, hasilnya nol-besar. Ternyata ia
hanya bisa berkomentar di media, tetapi ketika diminta untuk terjun langsung
secara praktek di lapangan hasilnya nol besar.

5. Bila sedang menjadi pembicara seminar, dia paling sering minta soft
copy kepada pembicara lain, hingga suatu saat dia mencomotnya untuk "dijual"
ke seminar yang lain. Untuk itu, kepada para pakar yang kebetulan satu sesi
dengan dia, jangan sekali-sekali memberikan soft copy materi presentasi Anda
kepada dia, kalau tidak mau kecolongan.

6. Di komunitas fotografer amatir Jogja (HISFA) ia sudah tidak dianggap
lagi, bahkan sudah terlalu sering diumpat para anggotanya hanya gara-gara
ucapannya di media yang sering kebablasan.

7. Teman-teman sering menggunjingkan dia sebagai orang yang "menyibukkan
diri", ia orang yang sangat hiperaktif mengirim press release, maklumlah
karena tidak ada kesibukan lain. Katanya: bagi Roy membuat press release
yang sensasional lebih mudah daripada membuat anak, hehehehe. Ia sudah
menikah hampir 10 tahun, belum punya anak juga, hehehehe.

8. Selama ini ia selalu bilang "sedang dalam proses mengaktifkan kembali
account email [EMAIL PROTECTED]". Saya berani taruhan, sampai kapan pun account
email itu tidak pernah bisa aktif lagi. Kira2 tahun 1991-an, Tim IT PAU UGM
membangun PUSKOM UGM. Waktu itu orang yang melek internet masih sangat
terbatas, maka dicarilah mahasiswa atau alumni yang punya perhatian besar
memajukan internet di UGM (saya ingat persis waktu itu masih era Trumpet
Winshock, dan software2 kuno yang lain). Salah satu yang diundang adalah
KRMTRS itu. Waktu itu para aktivis diberikan account email dengan domain
ugm.ac.id. Nah, karena itu orang yang memiliki account ugm.ac.id tidak identik
dengan "orang dalam" di UGM. Siapapun (asal aktivis) waktu itu bisa dibikinkan.
Beberapa waktu kemudian, setelah Puskom UGM dikepalai oleh Dr. Ahmad
Djunaidi, beliau mengambil kebijakan bahwa hanya "orang dalam" saja yang berhak
menggunakan email ugm.ac.id., selain itu, bagi orang yang unit kerjanya di ugm
sudah punya sub domain, maka account harus menyesuaikan. Akibat dari policy
ini sangat jelas, bahwa orang-orang di luar UGM tidak lagi diperbolehkan
menggunakan alamat email UGM, terang saja pembersihan inilah yang
menggusur KRMTRS dari accountugm.ac.id. Kata PakDjunaidi, selama itu
sudah diindikasikan penggunaan email UGM yang tidak tepat, di mana
banyak terjadi penyalahgunaan,
maka dilakukan penertiban. UGM sering mendapat komplain, pertanyaan,
klarifikasi,
atau apapun tentang seseorang yang menggunakan nama besar UGM untuk tujuan2
tertentu.

9. KRMTRS memang pernah mendaftarkan diri untuk menjadi dosen Fisipol UGM.
Kejadian ini kira-kira tahun 1991. Waktu itu Rektor UGM adalah Prof. Moch.
Adnan, dan Dekan Fisipol (kalau tidak salah) masih Prof. Ichlasul Amal.
Menurut teman-teman saya di Fisipol, salah satu kegagalan KRMTRS adalah
karena indeks prestasi (IP) yang tidak memenuhi syarat untuk jadi dosen UGM,
hehehehe. Ini faktual !! Dalam rangka memenuhi keinginan menjadi PNS, maka
mendaftarlah ia menjadi PNS di ISI yang waktu itu baru saja membuka program
studi Seni Media Rekam. Masuklah ia ke sana.

10. Tidak ada sertificationt plus in IT

Mail-Archive.com

Rabu, 25 Juni 2008

KEEP the Goods Thing and WASTE the Bads Things!!!

Indonesia memang aneh. Biasanya seorang presiden atau wakil rakyat dipilih dari orang2 berkualitas yang penuh kepedulian terhadap rakyat. Tapi di sini, karena demokrasinya terlalu "bebas", bahkan para penjahat pun bisa bikin partai dan mencalonkan diri jadi presiden.

Salah satunya adalah Yapto S. Soerjosoemarno. Yapto yang ditahun 1970-an pernah dihukum karena kasus kejahatan, serta sekarang jadi pimpinan mafia Pemuda Pancasila, sekarang membuat parpol yang bernama "Patriot Pancasila" dan jadi salah seorang calon "Presiden!"

Bayangkan, jika para penjahat di Pemuda Pancasila yang kerjanya menodong, membunuh, jadi beking klub malam dan perjudian, serta pengedar narkoba jadi wakil rakyat atau presiden. Bayangkan bila para penjahat yang biasanya merugikan dan menyakiti rakyat jadi pemimpin. Mau jadi apa negara kita?

Terhadap pertanyaan para wartawan bahwa anggota PP (Pemuda Pancasila) kebanyakan penjahat, Yapto sering berkilah, "Lebih baik jadi bajingan yang menuju sajadah ketimbang kiai yang menuju penjara." Kenyataannya, lebih dari 20 tahun memimpin PP, Yapto dari dulu hingga sekarang tak lebih dari penjahat aktif yang kebal hukum.

Tapi itulah dagelan politik di Indonesia.

Yapto S. Soerjosoemarno

Yapto S Soerjosoemarno jarang terekspos media. Namanya kerap diucapkan sembari berbisik. Yapto adalah pemimpin organisasi kepemudaan Pemuda Pancasila (PP). Bersama Sekjennya, Yorris Raweyai, Yapto bahu membahu membangun organisasi yang banyak disegani tersebut.

Selama puluhan tahun PP dekat dengan Golkar. Namun kemesraan bertahun-tahun itu pecah tahun 2003. Yapto mendirikan partai politik sendiri, yakni Partai Patriot Pancasila. Saat ditanya alasannya hengkang dari Golkar, Yapto mengatakan pihaknya merasa kini tak pernah diperhatikan lagi oleh Golkar.

Walau memiliki trah keraton Mangkunegaran Solo, Yapto yang dilahirkan 16 Desember 1949 ini dikenal egaliter. Ia tak pernah pilih memilih teman. Tak heran, organisasi pemuda yang dipimpinnya banjir Selain tokoh pemuda, Yapto juga memiliki kantor hukum. Tak heran ia juga seorang sarjana hukum.

Di luar aktivitas rutinnya, Yapto kerap berburu. Demi hobi yang satu ini, ia melanglang buana hingga ke benua hitam, Afrika. Saat diwawancarai sebuah majalah, beberapa waktu lalu, Yapto tak segan memamerkan koleksi binatang hasil buruannya. Bila tak sedang berburu, Yapto lebih suka mendengarkan musik keroncong atau klasik.

Kantor DPP Partai Patriot Pancasila, Gedung Tri Tangguh Lantai III, Jl.H.Samali No.31, Kalibata, Jakarta Selatan, Telp: (021)79198510, Fax: (021) 79198520. http://www.indony.org/pemilu04/daftarcapres.htm From owner-indonesi...@indopubs.com Mon Mar 2 14:06:48 1998
Date: Mon, 2 Mar 1998 12:06:14 -0700 (MST) Message-Id: <199803021906.maa06...@indopubs.com> To: indonesi...@indopubs.com From: apaka...@clark.net Subject: [INDONESIA-L] Ujung Pandang, Pemuda Pancasila, Ekstasi dan Poltabes Sender: owner-indonesi...@indopubs.com

Senin, 16 Juni 2008

Obama says : Drunk, must 21st year

Barack Obama menolak permintaan para pendukungnya agar menurunkan batas usia boleh mabuk. Sebagai gantinya ia berjanji membantu menyalurkan keluhan para veteran perang Irak dan Afghanistan."Saya tahu, ini mungkin membuat anda senewen.

Tetapi saya tidak akan menurunkan batas usia boleh minum," ujar Obama, Senin (17/3) atau Selasa (18/3). Senator Illinois saat itu sedang menggelar diskusi dengan delapan veteran perang yang disiarkan MTV untuk memperingati lima tahun perang Irak.Pernyataan calon presiden dari Partai Demokrat ini untuk menanggapi usul seorang veteran perang Irak, Ernest Johnson. Johnson (23) mengungkapkan satu hal yang membuatnya kesal adalah tidak bisa menenggak minuman beralkohol sebelum berusia 21 tahun, padahal saat itu ia sudah dianggap cukup masuk dinas militer dan mati membela negara.

Obama bersimpati pada Johnson, namun soal 21 tahun sebagai usia minimal yang boleh minum minuman keras tidak akan diutak-atiknya. Menurutnya, pembatasan itu membantu mengurangi insiden kecelakaan akibat mabuk.Howard Noel (28) dari New York City, mengaku memandang dinas militer yang diikutinya sebagai hal positif. Namun ketika kembali dari medan perang, ia dicemooh teman-temannya dan sempat menjadi gelandangan. "Masalahnya bukan pada militer kita, tetapi pada para pemimpin sipil kita.

Tidak seharusnya kita pulang untuk menjadi gelandangan," ujarnya.Obama berjanji, kalau terpilih, akan membentuk program yang menjamin tersedianya perumahan bagi veteran yang tidak punya rumah. Tujuh dari delapan veteran itu mengangkat tangan ketika ditanya Obama siapa di antara mereka yang mengalami masalah mental atau emosional dalam dinas militernya.Christina Correa (23) dari California, mengatakan ia yakin mengalami gangguan stres pascatrauma, namun sulit bagi perempuan untuk mendapatkan perawatan. "Mereka mencatat nama saya, tetapi saya tidak mendengar kelanjutannya," ujar Correa.Menurut Obama tidak terlayaninya para veteran itu tidak bisa diterima.

Menurutnya militer harus mulai memperhatikan para serdadu yang diduga mengalami gangguan stres pascatrauma sebelum diberhentikan.

Obama In Indonesia.. and Obama In The World..


Para guru SDN Menteng 01 Jakarta berharap alumnus sekolah itu yang saat ini menjadi calon presiden AS, Barack Obama, dapat mendekatkan hubungan bilateral Indonesia dan Amerika, serta dapat menjunjung toleransi beragama di dunia.

Demikian disampai Kepala Sekolah SDN Menteng 01 Jakarta, Kuwadiyanto SPd yang ditemui Kompas.com di sekolah, Kamis (5/6). "Dulu saat sekolah di sini, dia (Obama) melihat adanya toleransi beragama di sekolah, karena sekolah kami adalah sekolah umum, semua agama tidak dibedakan," ujar Kuwadiyanto.

Ia juga menyampaikan bahwa tidak pernah bertemu langsung dengan Obama. "Saya dan guru-guru sekolah sini memang belum bertemu langsung dengan beliau. Meski begitu, secara moral dan doa kami mendukung Obama," katanya.Kuwadiyanto menambahkan mantan guru yang pernah mengajar Obama adalah Ny Sri Murtiningsih dan Effendi, tetapi keberadaan mereka sudah tidak diketahui sekolah.

Sekolah juga pernah menelusuri keberadaan kedua mantan guru itu, tetapi hingga sekarang belum berhasil. "Tapi kami yakin beliau berdua masih hidup," katanya.Kuwadiyanto menambahkan Obama bersekolah di SDN Menteng 01 antara 1969-1970, yaitu kelas 3 dan 4



Kemenangan Barack Obama dalam perebutan tiket calon presiden Partai Demokrat disambut baik orang-orang yang pernah menjadi teman masa kecilnya. "Saya tidak pernah membayangkan ia akan menjadi orang hebat," kata Widianto Hendro Cahyono (48).


Pria ini pernah menjadi teman sebangku Obama saat belajar di SDN Menteng 01 Jakarta, Rabu (4/6).Di sekolah itulah Obama pernah menghabiskan sebagian masa kecilnya di Indonesia. yaitu antara usia 6-10 tahun.


Ketika nama Obama mulai dikenal, mantan teman dan gurunya pun mencoba menggali kembali ingatan mereka ke masa lampau."Ia tergolong siswa yang biasa-biasa saja, tetapi sangat aktif. Ia selalu main bola tiap istirahat sampai mandi keringat," kata Cahyono yang sama-sama duduk di kelas tiga di sekolah itu.


Yang tak kalah bangga adalah sang kepala sekolah, Kuwadiyanto. Ia berharap suatu saat Obama mau berkunjung ke Indonesia.


Orang Indonesia lain yang berharap pada Obama adalah Djoko Susilo, bahwa Obama bisa meningkatkan hubungan bilateral dengan AS di bawah Obama. "Yang penting adalah menghentikan perang di Irak, Afghanistan dan lain-lain," kata politisi Partai Amanat Nasional itu.



Tidak hanya di Indonesia, warga negara lain juga berharap pada perubahan yang kelak dibawa Obama. Khususnya tentang janji mengubah wajah Amerika yang militeristik menjadi lebih ramah. Penghentian perang merupakan salah satu isu penting yang digarap Obama untuk mengobati kekecewaan warga Amerika yang sudah lelah berperang.


Wajah damai yang diinginkan Obama terhadap Amerika antara lain ditampilkannya janji-janji untuk membuka dialog dengan negara-negara yang selama ini menjadi musuh Amerika. Sebut saja Iran, Korea Utara, dan Kuba yang sejak lama diisolasi Amerika.


Di Vietnam, pengusaha real estat Ngo Van Hung (33) mengaku mengalihkan dukungannya dari Hillary Clinton ke Obama setelah menyaksikan Obama berkampanye. Di Vietnam, keluarga Clinton dipuja-puja karena berinisiatif memulihkan hubungan diplomatik yang puluhan tahun terputus.


Seperti kebanyakan warga Vietnam lain yang menderita dalam perang yang melibatkan militer AS, Hung menentang perang Irak. Ia sangat senang ketika mendengar Obama menentang perang itu.


"Obama menolak perang Irak sejak awal. Ia terlihat sebagai pecinta damai. Ia punya pemahaman yang lebih baik tentang bagaimana memperlakukan orang yang berbeda kewarganegaraan dan berbeda negara," kata Hung.Seorang pengamat dari China memperkirakan tidak akan ada perubahan signifikan dalam kebijakan luar negeri AS.


Namun pasti warna kebijakan akan berubah secara keseluruhan, begitu Obama menguasai Gedung Putih."Dia akan membawa energi baru ke politik domestik dan kebijakan luar negeri AS. Itu pilihan baik bagi Demokrat," kata Zhe Feng, wakil direktur Center of International and Strategic Studies di Universitas Peking di Beijing.


Soal kemungkinan Obama menjadi presiden kulit hitam pertama di Amerika, Zhu mengatakan latar belakang etnis Obama tidak begitu berarti bagi rakyat China. "Dia menunjukkan belas kasih, inspirasi, kebijaksanaan dan intelijensia. Ia pembicara yang fantastis," kata Zhu.Namun begitu, Obama menjadi tidak populer di Pakistan, setelah ia berpendapat bahwa AS harus bertindak sendiri atas informasi tentang sasaran teroris di dalam batas wilayah nasional.


Itu memicu munculnya pendapat bahwa Obama tidak berbeda dengan George W Bush.Chaiwat Khamchoo, seorang profesor Thailand, mengatakan ketegangan dan konfrontasi akan berkurang, terutama di Timur Tengah, ketika AS dipimpin Obama. Meski begitu, ia memperkirakan tidak akan ada perubahan dramatis dalam hubungan AS dengan negara-negara Asia.


"Gaya Obama yang lebih lembut, yang menawarkan pembicaraan dan negosiasi akan mengubah citra Amerika Serikat," kata Chaiwat, profesor hubungan internasional di Universitas Chulalongkorn."Obama telah mengancam menyerang kami, bahkan sebelum menjadi presiden. Ia lebih berbahaya ketimbang Bush," kata Ibrar Ahmad (34), pengajar di perguruan tinggi pemerintah di Multan Pakistan.

Kharismatics Obama.....

CHICAGO, SENIN - Barack Obama menyerukan kaum bapak kulit hitam di AS agar tidak melalaikan tugas dalam mengasuh dan membesarkan anak-anak mereka. Seruan ini disampaikan Obama dalam perayaan Hari Ayah di Gereja Apostolic Church of God, Chicago. Ini merupakan pertama kalinya Obama berpidato di Apostolic Church of God sejak senator Illinois tersebut berhenti menjadi jemaat Trinity United Church of Christ.

Menghadapi konflik karena sejumlah pernyataan miring dari mantan pendeta yang menjadi pendamping spritualnya, Obama memutuskan keluar dari persekutuan Trinity United Church of Christ setelah menjadi jemaat di gereja tersebut selama 20 tahun. "Beberapa orangtua kulit hitam telah meninggalkan tanggung jawab mereka, lebih bertindak layaknya anak-anak ketimbang orang dewasa. Dan fondasi keluarga kita menjadi lemah karena masalah ini,"kata Obama. "Banyak anak tidak mendapatkan hak pengasuhan dari ayah mereka. Anak-anak tidak patut dipersalahkan dalam hal ini," ujarnya.

Obama mengenang masa lalu saat ia bertumbuh dewasa tanpa pendampingan seorang ayah. Obama mengaku beruntung mempunyai kakek dan nenek yang penuh kasih dan mendukung ibunya. Ayah Obama meninggalkannya saat ia berusia 2 tahun. Namun, kandidat presiden AS dari Partai Demokrat itu menjelaskan, ia tetap mendapatkan dukungan, kesempatan kedua, serta beasiswa yang mengantarkannya mendapatkan pendidikan yang layak. Di tengah kesulitan yang dihadapinya itu, Obama berulang kali menekankan pentingnya arti kehadiran Tuhan dalam hidupnya. Dalam kampanyenya, Obama sering menyuarakan pentingnya peran ayah dalam keluarga. Di Washington, Obama mensponsori legislasi dukungan pengumpulan dana bagi kesejahteraan anak-anak dengan menawarkan kredit pajak bagi para ayah yang terlibat pembayaran dana itu.

Sementara itu, penalti pajak dikenakan terhadap para ayah yang tidak memenuhi kewajibannya. Obama memberikan komentar terhadap pemegang hak suara kulit hitam yang sempat berpendapat bahwa pria kulit hitam tidak akan pernah terpilih sebagai presiden AS. Obama menjelaskan bahwa pendapat itu mencerminkan mereka yang telah menyerah kalah sebelum perang dimulai.

Hacker Putih (imut imut), Hacker Hitam (amit amit)!!


Pemilik rumah: Rumah saya dibobol maling, tolong pihak berwajib menindak pelakunya. Enggak ada yang dicolong, cuma saya malu karena tembok dicorat-coret.
Tertuduh: Saya enggak maling kok, cuma masuk halamannya saja. Saya corat-coret cuma untuk memperingatkan kalau pagar tidak dikunci.
Istilah hacker (yang baik) di Indonesia masih dirancukan dengan istilah cracker (yang jahat). Tak hanya itu, semua kegiatan yang bernuansa hacking juga dianggap haram oleh pemerintah. Padahal, "hacker putih" atau white hat hacker seharusnya dirangkul.Tanpa disadari, potensi hacker Indonesia ternyata luar biasa.

InfoKomputer, Kamis (12/6), menggelar event nasional bertajuk "Biggest Hacker's Day Event in Indonesia". Acara yang digelar bersamaan dengan Festival Komputer Indonesia 2008 di Jakarta Convention Center (JCC) ini ternyata banyak diminati. Ini membuktikan, keamanan web sudah menjadi bagian penting dunia kita.Hacker sebenarnya untuk menyebut orang yang paham soal komputer, mulai software, hardware, arsitektur, hingga administrasinya. Tetapi, orang mengonotasikan hacker sebagai orang jahat yang membobol keamanan. Padahal, hacker hanya memperbaiki, mencari lubang keamanan, dan memberikan peringatan.Tidak merusakWhite hat hacker memiliki etika tidak merusak dan tidak mencuri data sensitif.

Dari sisi positif, hacker ketika menemukan lubang keamanan hanya memberikan peringatan kepada pemilik web untuk meningkatkan keamanan. Jika sampai merusak, maka sebutan dia adalah cracker. Memang akhirnya muncul black hat hacker yang sering membobol sistem keamanan untuk kepentingan pribadi dan juga grey hat hacker yang menyuplai (menjual) informasi keamanan kepada vendor dan juga cracker.

"Tahun depan ada pemilu, kita harus membahas masalah keamanan web ini dari sisi positif. Hacker bisa menjadi mitra yang baik," kata BM Adam, Pemimpin Redaksi InfoKomputer.Pengamat masalah keamanan web, Anselmus Ricky, atau di dunia maya dikenal dengan nick Th0R, mengatakan, Indonesia punya banyak potensi orang hebat. Namun, masalah keamanan website masih menjadi kendala."Hacker’s Day ini terinspirasi dari forum di Amerika Serikat yang memfasilitasi berbagai pihak untuk membahas kasus-kasus baru soal keamanan. Ini bukan ajang kumpul hacker, tetapi juga membahas cyber law,” katanya.Wakil Ketua Indonesia Security Incident Response Team on Internet Infrastrucure (ID-SIRTII) Muhammad Salahuddien mengatakan, banyak ancaman keamanan yang datang dari Indonesia. ”Tetapi kita sendiri masih lemah mengatasinya,” katanya.Di forum-forum internasional, mereka sering mengeluhkan ancaman-ancaman itu yang datang dari Indonesia, mulai dari bentuk virus hingga serangan untuk membobol keamanan.Kini mulai bermunculan forum dan workshop soal keamanan teknologi informasi.

Beberapa di antaranya bahkan menghadirkan pembicara-pembicara yang masih SMA. Karena itu, ID-SIRTII berjanji akan membuat jadwal acara-acara seperti itu agar masyarakat bisa mengikutinya.Potensi besarCoordinator of ICT & IS Department Swiss German University-Asia, James Purnama, mengatakan, banyak fakta mengejutkan dari kegiatan cracking. Rata-rata dilakukan anak SMA dan mahasiswa. "Kita harus segera bisa menggandeng lembaga yang bisa memfasilitasi mereka, misalnya lembaga sertifikasi," katanya.Lembaga sertifikasi bisa memberikan sertifikasi hacker yang beretika. "Dengan cara ini, potensi mereka tak terbuang dan tak mengarah kriminal. Mereka akan menjadi penjaga server, bukan lagi penyerangnya," katanya.Tin Tin Hadijanto dari lembaga sertifikasi EC Council mengatakan, lembaganya kini mengeluarkan sertifikasi bagi hacker yang beretika. "Kami dari lembaga pendidikan, tugas kami membangun kesadaran soal keamanan dari level sederhana hingga level ahli," kata Tin Tin."Hacker putih" jasanya bisa dipakai oleh perusahaan untuk menjaga server. Mereka bahkan bisa menjadi konsultan perusahaan-perusahaan untuk meningkatkan keamanan, membuat software, atau membuat sistem.

Ketua ID-SIRTII Richardus Eko Indrajit mengatakan, dari sisi sumber daya, Indonesia potensial menjadikan security management sebagai "brand" andalan lulusan sarjana Indonesia. "Dengan berbagai kompetisi hacker yang sering dimenangi Indonesia, kita bisa bilang: kalau mau cari ahli security, carilah lulusan Indonesia," katanya.Sudut pandangBagi pemilik web, pembobolan situs adalah peristiwa kriminal yang perlu dilaporkan polisi. Tetapi, sebenarnya, mengumumkan bahwa situsnya dibobol sebenarnya hal memalukan karena menunjukkan lemahnya pertahanan gara-gara "lupa mengunci pagar".Sudut pandang dunia cyber dari dunia nyata memang berbeda. Di dunia cyber, pembobolan situs yang disertai dengan meninggalkan jejak nama (misalnya Hacked by bla bla bla) justru akan membuka mata untuk meningkatkan keamanan.Berterima kasihlah kepada mereka yang telah meng-hack situs Anda dengan santun. Perusahaan harus tahu bagaimana meningkatkan keamanan. Jadi, jangan hanya menyalahkan para pembobol web jika memang keamanan yang dimiliki jelek.

Labtob / ILegal

JAKARTA, SENIN – Sebelum diributkan di Indonesia, aksi sweeping isi laptop memang lumrah dan sah dilakukan di pintu-pintu masuk negara AS. Namun tindakan ini digugat oleh dua kelompok– Electronic Frontier Foundation (EFF) dan Association of Corporate Travel Executives (ACTE) .
Kedua kelompok itu menggugat keputusan panel tiga-juri yang mengatakan bahwa agen-agen perbatasan negara secara rutin boleh memeriksa file-file pada laptop dan perangkat mobile. Menurut mereka, jika tidak ada kecurigaan bahwa telah terjadi aktivitas ilegal, para agen perbatasan AS ini tidak boleh sebarangan memeriksa laptop para pengelana (traveler).
“Pemeriksaan laptop acak itu makin meluas,” kata Lee Tien, pengacara staf senior di EFF. “Departemen Kehakiman AS mengklaim bahwa para agen perbatasan AS berhak melakukannya, tanpa landasan kecurigaan apa pun, dan banyak laporan yang masuk tentang hal ini,” tambahnya seperti dilansir NetworkWorld.
Dalam bulan-bulan terakhir ini, tutur Tien, di perbatasan AS beberapa kali dilaporkan adanya pemeriksaan dan penyitaan laptop atau perangkat elektronik lainnya. Pada beberapa kasus, para pengelana itu belum mendapatkan kembali barangnya dari pihak bea cukai.
Kasus yang diminta kedua kelompok ini untuk ditinjau kembali melibatkan seorang warga AS bernama Michael Arnold. Arnold pulang ke tanah airnya melalui bandara internasional Los Angeles pada bulan Juli 2005 setelah berkunjung ke Filipina.
Di bandara, seorang petugas bea cukai dan penjaga perbatasan meminta melihat laptop Arnold, dan menemukan gambar-gambar tak senonoh, dan juga gambar-gambar yang menurut mereka adalah pornografi anak-anak. Langsung saja laptop Arnold disita, dan kemudian ia juga ditangkap.
Pengacara Arnold berargumentasi bahwa pemeriksaan itu melanggar amandemen keempat AS, yang melarang pemeriksaan dan penyitaan tanpa alasan yang masuk akal. Pengacaranya berargumen bahwa gambar-gambar yang diperoleh dalam pemeriksaan itu tidak boleh dijadikan barang bukti di pengadilan. Argumen ini disetujui oleh seorang hakim di U.S. District Court for the Central District of California.
Namun panel tiga-juri di 9th Circuit menolak keputusan distrik tersebut. Dalam keputusan panel tertanggal 21 April, Circuit Judge Diarmuid O'Scannlain menulis bahwa para agen perbatasan AS punya wewenang luas untuk memeriksa bagasi dan isinya di perbatasan.
Menurut Scannlain, pemeriksaan dari kontainer tertutup dan isinya bisa dilakukan di perbatasan negara tanpa harus dipicu oleh kecurigaan tertentu seperti pada Amandemen Keempat. Ia menegaskan bahwa para petugas bea cukai dapat memeriksa laptop atau perangkat storage elektronik lainnya di perbatasan tanpa harus dilandasi oleh rasa curiga tertentu.
EFF dan ACTE kemudian berargumen bahwa pencarian “invasif” pada perangkat elektronik harus diperlakukan secara berbeda dengan pemeriksaan bagasi. “Komputer Anda menyimpan banyak informasi tentang kehidupan pribadi Anda, termasuk detail tentang keluarga, keuangan, dan kesehatan Anda,” kata Tien. “Semua informasi itu bisa dengan mudah disalin, ditransfer dan disimpan di database pemerintah, hanya karena Anda terpilih dalam pemeriksaan acak.”
Tien mengatakan bahwa ia sedang menunggu kabar keputusan tentang kemungkinan peninjauan kembali kasus tersebut dalam beberapa bulan mendatang. Ia juga tidak sepakat bahwa ia mendapat kesulitan dalam perkaranya karena melindungi tersangka pengguna pornografi anak-anak. “Jika mereka secara acak memeriksa mesin Anda, tidak menemukan apa pun yang menarik, lalu membiarkan Anda pergi, apakah Anda akan menuntut mereka?”, tanyanya.